Menyembahku diantara sesembahan, terburat kabut senja nan membuta tertaklid.Wahai Ruh nan Dzat, Af'al, Asma dan Sifatku merindu beradu di pada sembahku yang lusuh, AirMu kian didamba hingga membasuh jalan pulangku pada kesucian hendakMu...
Mati Rasaku bukan rasaMu yang melambungkan jiwaku dibelaian nafs...
Jiwaku membelenggu pada panah tak terarah, menghujam titik keberdayaanku.
Rajutan berakal pada keindahan puruk rasaku, Terajut dihening kosmos nan mikro.
Menyelubung di pada gerbang kematianku...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar